Kepala Dapur MBG Bintoro Jember: Karyawan Kompak dan Bisa Saling Melengkapi
Jember, Portal Jawa Timur – Menjadi Kepala Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya dibutuhkan ilmu tapi juga kecermatan dalam membaca kemampuan karyawan dapur. Sebab kemampuan pegawai dalam melakukan pekerjaan, sangat menentukan tepatnya jadwal distribusi makanan.
Baca Juga: 135 SPPI Siap Magang di Dapur MBG Bintoro Jember
“Karena itu, segala sesuatunya harus diperhitungkan, mulai dari memilih bahan mentah, hingga perkiraan waktu menyelesaikan pekerjaan,” ujar Kepala Dapur MBG Bintoro Kecamatan Patrang Kabupaten Jember, Eka Wildani Kholifatur Rahmah usai menerima kunjungan 60 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), belum lama ini.
Baca Juga: SPPG Dapur Bintoro Jember Mulai Distribusikan MBG untuk Ibu Hamil dan Balita
Eka Wildani lalu menceritakan pengalamannya saat magang di Dapur MBG Bondowoso. Katanya, karyawan di dapur tersebut, jika diberi bahan mentah wortel 100 kilogram, mereka mampu mengerjakannya dengan durasi waktu 8 jam dalam satu kali produksi.
Menurutnya, kemampuan mereka bekerja ‘menghabiskan’ wortel 100 kilogram dalam waktu 8 jam, belum tentu bisa diterapkan di dapur lain. Sebab, kemampuan karyawan tidak sama.
“Di awal-awal saya pegang Dapur Bintoro, saya kasih wortel 100 kilogram, ternyata tidak ‘habis’ dengan waktu yang sama (8 jam),” jelasnya.
Eka Wildani pun berpikir, dan menganalisa sejauh mana kemampuan mereka bekerja mempersiapkan wortel untuk diolah. Ternyata, kemampuan mereka bekerja mengupas dan mengiris-iris wortel hanya 60 sampai 80 kilogram setiap kali produksi.
“Akhirnya di sini (Dapur MBG Bintoro), saya tidak pernah menggunakan wortel sebanyak itu (100 kilogram), jadi sayur lain yang saya banyakin,” urainya.
Ia menambahkan, masing-masing karyawan mempunyai kelebihan dan kekurangan. Dan itu sudah sunnatullah. Yang penting bagaimana antar karyawan bisa saling melengkapi, bekerja dengan team work yang kuat.
“Alhamdulillah, semua kompak dan bisa saling melengkapi, sehingga MBG yang kami siapkan kualitasnya bagus, dan terdistribusi tepat waktu,” pungkasnya (Jbr-1/AAR).



