22.099 Alumni Jadi Bukti, UIN KHAS Jember Tak Bisa Diremehkan
Jember, Portal Jawa Timur – Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember membuktikan dirinya bukan sekadar institusi pendidikan, melainkan kawah candradimuka yang telah melahirkan puluhan ribu insan terdidik. Hingga hari ini, UIN KHAS Jember telah meluluskan sebanyak 22.099 alumni. Sebuah angka yang merekam jejak panjang perjalanan kampus ini sejak masih bernama Fakultas Tarbiyah, bertransformasi menjadi STAIN, kemudian IAIN, hingga kini berstatus UIN KHAS Jember.
Baca Juga: Krisis Energi Menggema, UIN KHAS Jember Matikan Mesin Sehari Penuh
Wakil Rektor III UIN KHAS Jember, Khoirul Faizin, menegaskan bahwa jumlah tersebut bukan sekadar statistik, melainkan bukti nyata kontribusi besar kampus yang dirintis para kiai ini dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Baca Juga: Dari Kampus ke Mimbar Umat: Jejak Besar UIN KHAS Jember di Organisasi Keagamaan
“Mohon kampus kita tidak lagi dipandang kampus kecil, terutama dari sisi alumni, yang memiliki dampak sangat besar bagi perkembangan kehidupan bangsa dan negara,” ucapnya saat memberikan sambutan dalam Temu Alumni 2026 di Gedung Kuliah Terpadu (GKT), Sabtu (18/4/2026).
Lebih dari sekadar kuantitas, Faizin menekankan bahwa kualitas alumni UIN KHAS Jember juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Lulusan kampus ini telah tersebar di berbagai sektor strategis, mengisi beragam profesi, hingga menempati posisi-posisi penting di tingkat lokal maupun nasional.
“Ini yang membuat kami yang hari ini diberi amanah memimpin UIN sangat yakin bahwa kami tidak sendiri. Kami memiliki panjenengan semua yang siap memajukan kampus tercinta ini bersama-sama,” ungkapnya penuh optimisme.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa potensi besar tersebut tidak akan maksimal tanpa wadah yang terorganisasi. Mengutip gagasan Rektor UIN KHAS Jember, Hepni, Faizin menyebut alumni tanpa organisasi hanya akan menjadi “kerumunan” yang minim daya dorong.
“Namanya kerumunan tidak memiliki efek yang besar. Oleh karena itu kita bentuk Ikatan Alumni UIN KHAS Jember, untuk mengubah dari kerumunan menjadi barisan. Mari bersama-sama mengabdi bersama kampus kita tercinta demi kemajuan bangsa dan negara,” urainya.
Senada dengan itu, Ketua Ikatan Alumni UIN KHAS Jember, Abdul Muis Sonhaji, menekankan bahwa pertemuan alumni tidak boleh berhenti pada seremoni semata. Lebih dari itu, forum tersebut harus menjadi ruang produktif untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan merumuskan kontribusi nyata.
“Mohon pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial teman-teman lama tetapi yang terpenting adalah bagaimana pertemuan ini bisa menodong agar UIN KHAS Jember terus bisa berkembang,” pungkasnya.
Dengan energi kolektif alumni yang terus terbangun, UIN KHAS Jember seolah menegaskan satu hal: dari Jember, lahir barisan intelektual yang tak hanya banyak jumlahnya, tetapi juga kuat daya pengaruhnya (Jbr-1/AAR).



