Samsul Hadi, Alumni UIJ Sukses Tekuni Pertanian Hidroponik
Jember, Portal Jawa Timur – Tidak bisa dipungkiri bahwa persaingan di dunia kerja saat begitu ketat. Salah satu alasan utamanya adalah angkatan kerja tidak sebanding dengan lapangan kerja yang tersedia. Tak pelak lagi, banyak lulusan sekolah dan perguruan tinggi yang menjadi pengangguran.
Baca Juga: Mendapat Penghargaan dari UIJ, Fury Berkomitmen untuk Terus Berkarya
Namun bagi orang yang kreatif, tidak ada istilah menganggur. Orang yang kreatif selalu punya cara untuk survive, berwirausaha guna menghasilkan cuan. Salah satunya adalah Samsul Hadi, alumni Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Islam Jember (UIJ) prodi studi Agroteknologi.
Baca Juga: Dekan Fakultas Tarbiyah UIJ: Tak Ada Gunanya Pintar Tapi Tak Diterima Masyarakat
Sejak masih menjadi mahasiswa, Samsul sudah menekuni pertanian sayur hidroponik. Sayur yang dibudidayakan adalah selada. Selain itu, dia juga membudidayakan jamur.
“Terus terang, ini semua kerena gesekan pergaulan saya dengan teman-teman di lingkungan UIJ, barokah kuliah di UIJ,” ujarnya di Jember, Kamis (11/12/2025).
Ia mengungkapkan, jika kuliah di jurusan pertanian, maka potensi lulusannya untuk menjadi sosok yang mandiri sangat besar. Sebab, banyak sekaIi peluang usaha di sektor pertanian.
“Lebih dari itu, rangsangan untuk menjadi sosok yang mandiri cukup kuat di UIJ, khususnya Faperta,” urainya.
Setelah lulus dari Faperta UIJ (2023), Samsul semakin mantap untuk menekuni pertanian hidroponik. Lahan hidroponiknya saat ini sudah mencapai 1.800 lubang. Begitu juga kapasitas budidaya jamurnya, semakin banyak.
“Saya terus berusaha menambah lubang karena permintaan sayur hidroponik semakin banyak,” jelasnya.
Yang menarik, pria kelahiran Jember 13 Oktober 2000 ini menularkan ilmunya kepada orang lain. Ia mendorong teman-temannya untuk menekuni pertanian hidroponik. Hingga saat ini, Samsul sudah memiliki 5 binaan petani hidroponik dengan jenis sayur selada.
“Sudah ada lima petani yang saya bina, dan sudah jalan,” jelasnya (Jbr-1/AAR).



