Mendapat Penghargaan dari UIJ, Fury Berkomitmen untuk Terus Berkarya
Jember, Portal Jawa Timur – Fury Styo Siskawati. Dosen Pendidikan Matematika FKIP Universitas Islam Jember (UIJ) ini tampak menenteng beberapa piagam saat turun dari panggung Kick Off Memperingati 100 Tahun Nahdlatul Ulama, Rektor Cup dan UIJ Award 2025.
Baca Juga: Batikmatika Jadi Materi Praktik UTS FKIP Universitas Islam Jember
UIJ Award adalah ajang penghargaan bagi dosen yang memiliki karya, baik berupa artikel yang tayang di jurnal Scopus, Sinta, buku, karya inovatif dan sebagainya. Acara tersebut digelar di Kampus 1 UIJ, Sabtu (14/11/2025).
Fury, adalah salah satu dari 13 dosen UIJ yang mendapat reward dari Rektor UIJ, Dr. Ahmad Halid di ajang UIJ Award 2025.
Wanita berusia 38 tahun itu menyabet 5 penghargaan sekaligus di ajang yang pertama kalinya digelar oleh UIJ tersebut. Yaitu, karyanya tayang di Sinta 2 (3 artikel), Sinta 4 (10 artikel), karya inovatif Batikmatika, penelitian, dan pengabdian.
“Sebenarnya masih ada karya saya yang lain, yaitu di Sinta 5 dan Sinta 6 tapi tidak saya klaimkan,” ucapnya kepada awak media ini.
Fury mengaku senang dengan apa yang dicapainya, bukan semata-mata karena adanya reward tapi lantaran apa yang dilakukannya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, selain merupakan pemenuhan tanggung jawabnya sebagai dosen.
“Terkait dengan reward, setidaknya ini merupakan bentuk perhatian UIJ bagi para dosen sehingga tambah semangat,” jelasnya.
Mahasiswa S3 jurusan Pendidikan Matematika Universitas Jember itu menambahkan, dirinya tentu semakin terpacu untuk berkarya baik berupa penelitian maupun pengabdian yang nantinya bisa menghasilkan ide-ide cerdas dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Selain itu, hal tersebut tentu dapat mengungkit dan mengangkat nama UIJ agar sejajar dengan kampus-kampus ternama di tanah air, dan bahkan di manca negara.
“Sehingga UIJ semakin dipercaya untuk menjadi tempat menuntut ilmu yang tidak kalah dibanding kampus-kampus sekitar,” terangnya.
Fury adalah sosok dosen yang suka berkarya. Salah satu karyanya yang cukup mentereng adalah adalah Batikmatika. Yaitu kain batik dengan motif khas ala Fury. Kekhasan Batikmatika adalah setiap ‘terbitan’ batik selalu tertera Matematika misalnya aljabar, vektor, geometri, dan statistik serta kekayaan alam Jember, misalnya daun tembakau, kopi, dan cengkeh, dan sebagainya.
Sejak Januari 2025, Batikmatika sudah mengantongi piagam dari Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bahwa hak cipta Batikmatika adalah milik UIJ (Jbr-1/AAR).



