Tingkatkan Kapasitas Mahasiswa, Himakom UIJ Gelar Workshop dan Bedah Film Dokumenter ‘Laut Memanggil’
Jember, Portal Jawa Timur – Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi (Himakom) Unversitas Islam Jember (UIJ) menggelar kegiatan yang cukup bergengsi di Athrium Lippo Plaza selama dua hari, 30 Juni hingga 1 Juli 2025.
Baca Juga: Karya Tulis Mahasiswa UIJ, Akhyar Masuk 10 Besar LKTI Nasional di Unuja
Dua agenda yang cukup menonjol dalam dua hari itu adalah workshop dan bedah film. Workshop tersebut mengusung tema Marcomm Era Digital. Marcomm adalah akronim dari marketing communication.
Baca Juga: Hadiri Wisuda UIJ, Gus Ipul: Dari Kampus Ini untuk Indonesia
Sedangkan bedah film menghadirkan film dokumenter karya mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi yang berjudul Laut Memanggil, dengan narasumber Mochamad Ilham, dosen FIB Universitas Jember.
Menurut Ketua Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UIJ, Agus Ainul Yaqin MS, workshop pelatihan komunikasi pemasaran dan bedah film itu dirancang untuk memberikan bekal yang relevan dan aplikatif bagi mahasiswa ilmu komunikasi sehingga kapasitas keterampilannya meningkat.
Katanya, mahasiswa ilmu komunikasi di Jember seringkali menghadapi kesenjangan antara teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik di lapangan, khususnya dalam hal strategi komunikasi pemasaran dan analisis media.
“Workshop ini menjembatani kesenjangan tersebut dengan memberikan pelatihan praktis mengenai strategi komunikasi pemasaran digital terkini, termasuk teknis content marketing, social media marketing, dan analisis data komunikasi pemasaran,” urainya di sela-sela bedah film, Selasa (1/7/2025).
Sedangkan bedah film dimaksudkan untuk memberikan perspektif kritis mengenai penggunaan strategi komunikasi, pemasaran dalam film-film pilihan, menganalisis efektivitas pesan, target audience, dan dampaknya.
Agus menuturkan, dengan menggabung pelatihan komunikasi pemasaran digital yang intensif dan analisis kritis melalui bedah film, workshop ini diharapkan bisa meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengembangkan strategi komunikasi pemasaran yang efektif, menganalisis tren komunikasi pemasaran terkini, dan menerapkan pengetahuan teoritis ke dalam praktik nyata.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan daya saing mahasiswa ilmu komunikasi di pasar kerja, dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan industri komunikasi di Jember dan sekitarnya,” pungkas mantan reporter SCTV tersebut.
Sementara itu, Mochmad Ilham tidak hanya mengkritisi film dokumenter tersebut, tapi juga banyak memberikan masukan demi kesempurnaan film-film selanjutnya yang bakal digarap anak-anak UIJ.
Mohchmad Ilham menyebut 7 kriteria yang harus dipenuhi untuk membuat film dokumenter yang baik. Yaitu, keakuratan dan kredibilitas fakta, tujuan dan pesan jelas, orisinalitas dan perspektif, aspek naratif dan sinemaik yang kuat, kedalaman penelitian dan observasi, etika produksi, dampak sosial dan emosional.
“Untuk kriteria yang terakhiur, maksudnya film itu mampu membuat penonton merenung, merasa atau bertindak setelah menontonnya,” jelas Ilham (Jbr-1/AAR).



