Pendidikan

Hadiri Wisuda UIJ, Gus Ipul: Dari Kampus Ini untuk Indonesia

Jember,  Portal Jawa Timur – Rapat Terbuka Senat Universitas Islam Jember Dalam Rangka Wisuda 2025 Sarjana (S1) XXVII dan Diploma D3 XV di New Sari Utama Convention Hall, Sabtu (31/5/2025), tergolong istimewa. Pasalnya, dua sosok penting hadir di acara tersebut. Keduanya adalah Menteri Sosial RI, H Saifullah Yusuf dan Bupati Jember Muhammad Fawait.

Baca Juga: Wabup Jember Sebut UIJ Lahirkan Insan yang Cerdas Intelektual dan Spiritual

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul, sapaan akrabnya, menyatakan bangga dan bersyukur bisa menghadiri wisuda Universitas Islam Jember (UIJ) di tengah kegiatannya yang sangat padat. Katanya, wisuda bukan hanya perayaan kelulusan tapi juga momentum lahirnya para pemikir muda, para agen perubahan, dan para penjaga masa depan negeri.

Baca Juga: Dekan Fakultas Tarbiyah UIJ: Jadilah Pribadi yang Excellent dan Impact Full

“Wisuda bukan titik akhir tapi pintu awal untuk mengabdi kepada kehidupan,” ucapnya saat didapuk memberikan pengarahan

Gus Ipul menambahkan, dirinya hadir di acara wisuda tersebut bukan hanya sebagai Menteri Sosial tapi juga sebagai bagian dari bangsa yang sedang berjuang keras menghapus kemiskinan.

“Bukan dengan belas kasihan tapi dengan keberpihakan yang nyata,” jelasnya.

Sekjen PBNU itu menambahkan, kemiskinan adalah jerat yang melumpuhkan harapan, memutus rantai pendidikan, dan menutup pintu masa depan. Oleh karena itu, kemiskinan harus dilawan, bukan hanya dengan bantuan tetapi dengan kebijakan yang berpihak, data yang akurat dan semangat yang tak pernah padam.

“Pendidikan adalah salah satu jalan paling terpuji dan teruji untuk memutus mata rantai kemiskinan,” jelasnya.

Gus Ipul berharap agar ilmu yang telah diterima oleh wisudawan di kampus UIJ nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat, menjadi lentera di tengah gelapnya kehidupan.

“Dari Jember, dari kampus ini untuk Indonesia dan dari kampus ini untuk kemanusiaan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, apa yang diraih UIJ saat ini adalah capaian yang luar biasa. Gus Ipul mengaku ingat betul bahwa perjalanan perguruan tinggi milik NU Jember ini tidak mulus, penuh dengan onak dan duri.

“Dengan modal nekat, tapi sekarang mahasiswanya sudah lebih dari 4.000,” pungkasnya.

Selain dua tokoh tersebut, hadir juga Ketua Lembaga Dakwah PBNU sekaligus Ketua Yayasan Pendidikan Nahdlatul Ulama (YPNU), KH Abdullah Syamsul Arifin, dan sejumlah ulama, dan pengurus NU Jember (Jbr-1/AAR).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!