Kongres Askab PSSI Jember Ricuh, Bayu Gatra: Harusnya Dirangkul Semua
Jember, Portal Jawa Timur – Mantan pemain nasional Bayu Gatra menyayangkan terjadinya kericuhan saat Kongres Biasa Askab PSSI Jember dihelat, tiga hari lalu. Menurutnya, kericuhan tersebut tak perlu terjadi seandainya Askab PSSI Jember bekerja sesuai dengan garis statuta PSSI.
Baca Juga: Kongres Biasa Askab PSSI Jember Ricuh, Nyaris Terjadi Baku Pukul, Ini Penyebabnya
“Kericuhan terjadi karena ada protes mengapa sekretaris Askab tidak dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Sekretaris tidak dilibatkan, ini kan sudah menyalahi peraturan, sudah pelanggaran,” ujar Bayu Gatra kepada media ini via telepon seluler, Jumat (12/12/2025).
Baca Juga: Abdullah Waid, Nakhoda Sepak Bola Jember: Sosok Santri yang Penggila Bola
Pemain asli Jember tersebut berharap agar Ketua Askab PSSI Jember dapat merangkul segenap pengurus yang boleh jadi sudah berfaksi-faksi, dan menempatkan mereka sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
“Kalau memang punya niat ingin memajukan sepak bola, harusnya dirangkul semua, tidak ada kubu-kubuan. Semua punya potensi untuk berkontribusi memajukan sepak bola,” urainya.
Mantan gelandang Madura United itu menambahkan bahwa Jember mempunyai banyak pemain yang cukup bertalenta. Buktinya, banyak pemain jadi ‘terpaksa’ bermain di luar Jember. Mereka adalah modal untuk memajukan sepak bola di kota suwar-suwir ini.
“Tapi semua itu tergantung manajemennya. Kalau pengurus organisasinya saja sudah tidak akur, bagaimana bisa mengelola pemain Jember yang ada di luar,” pungkasnya.
Ketua Askab PSSI Jember Abdullah Waid belum bisa
Sekadar diketahui, kericuhan melanda Kongres Biasa Askab PSSI Jember tiga hari lalu. Dua srikandi sepak bola Jember, Nila Widya dan Mila Wahyuningtyas melakukan protes keras terhadap panitia karena Sekretaris Askab PSSI Jember, Jaya Hartono tidak pernah dilibatkan dalam beragam kegiatannya, termasuk dalam kongres biasa tersebut.
Protes tersebut mengakibatkan suasana ricuh bahkan nyaris terjadi baku pukul.
Sementara itu, Askab PSSI Jember, Abdullah Waid belum bisa dihubungi. Pesan singkat yang dikirim ke nomor WhatApp-nya tidak dibalas (Jbr-1/AAR).



