Pendidikan

Universitas dr. Soebandi Bangun UDS Tower, Bupati Jember Dorong UDS  Dirikan Fakultas Kedokteran

Jember,  Portal Jawa Timur – Universitas dr. Soebandi (UDS) Jember  semakin mentereng. Fasilitas gedung perkantoran dan perkuliahan yang cukup wah, tak lama lagi akan ditambah dengan gedung UDS Tower. Peletakan batu pertama UDS Tower dilakukan oleh Bupati Jember Jawa Timur Muhammad Fawait di area kampus UDS Kecamatan Patrang, Sabtu (12/7/2025).

Baca Juga: Kejar Impian World Class University, UDS Jember Gelar International Community Service di Malaysia

Dalam sambutannya, Gus Fawait, sapaan akrabnya, memberikan apresiasi terhadap UDS yang terus menunjukkan kemajuan signifikan. Menurutnya, hadirnya gedung baru tersebut bukan hanya meningkatkan kapasitas akademik UDS, tetapi juga membawa dampak positif yang luas bagi Kabupaten Jember.

Baca Juga: Wow, Prodi Teknik Laboratorium Medis UDS Jember Raih Akreditasi Unggul

“UDS makin besar dan apapun yang ada di Jember makin besar tentu saya sebagai Bupati Jember, sebagai Kepala Pemerintah Kabupaten Jember, bahagia. Artinya semakin banyak fasilitas pendidikan untuk meningkatkan SDM anak-anak Jember, bahkan UDS berhasil dan mampu mendatangkan mahasiswa dari luar daerah. Tentu ini akan berdampak baik bagi perekonomian Jember, sektor pariwisata, dan sektor lainnya,” ujarnya.

Bupati alumni pesantren Al-Qodiri itu  juga mendukung rencana pengelola UDS untuk mendirikan Fakultas Kedokteran mengingat kebutuhan tenaga medis masih cukup besar di Jember. Katanya, dengan adanya program UHC Prioritas, diketahui bahwa jumlah tenaga medis belum memadai. Iapun berterima kasih kepada Universitas Jember yang sudah mendirikan Fakultas Kedokteran. Karena itu, Gus Bupati berharap agar UDS juga bisa mendirikan Fakultas Kedokteran untuk mencukupi kebutuhan tenaga medis di Jember.

“Dengan infrastruktur, SDM, dan bangunan yang dimiliki UDS, saya yakin mereka mampu membuka Fakultas Kedokteran. Ini penting untuk mendukung Universal Health Coverage (UHC) yang menjadi prioritas kita. Dengan begitu, kebutuhan dokter di Jember bisa terpenuhi,” terangnya.

Gus Fawait juga menambahkan bahwa pembangunan sektor pendidikan akan beriringan dengan penurunan angka kematian ibu dan bayi serta prevalensi stunting dan kemiskinan. Semua ini adalah bagian dari visi besar pembangunan Jember dalam lima tahun ke depan.

“UHC saja tidak cukup kalau SDM-nya tidak siap. Maka pengembangan pendidikan, termasuk kedokteran, adalah solusi jangka panjang. Harapan kami, lima tahun ke depan angka kematian ibu, bayi, stunting, dan kemiskinan bisa kita turunkan secara signifikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Jember International School H Mashun, SH., MM., mengatakan bahwa salah satu prinsip dalam mengembangkan UDS adalah sebagaimana pesan Bung Karno ‘jangan melupakan sejarah’. Katanya, dari awal pihaknya berusaha mendirikan UDS dengan membangun semangat kebersamaan. Walaupun pendiri yayasan cukup banyak tapi dengan semangat ‘jangan melupakan sejarah’ menjadi satu kesatuan untuk mengembangkan UDS.

“Itulah semangat kami, bukan untuk kepentingan pribadi tapi untuk kepentingan umat,” jelasnya.

Gedung UDS Tower dirancang 5 lantai berkapasitas  4.000 M2, berdiri di atas tanah seluas 1.000 M2 (Jbr-1/AAR).

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!