Kepala BKKBN Jatim Kunjungi Dapur MBG Bintoro Jember Pastikan Bumil, Busui, dan Balita Dapat Makan Gratis
Jember, Portal Jawa Timur – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Makan Gizi Gratis (MBG) Bintoro Kabupaten Jember kerap kali menjadi jujugan instansi pemerintah maupun swasta, bahkan perorangan untuk mengetahui seluk-beluk Dapur MBG.
Kali ini, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur (Jatim) Maria Ernawati yang mengunjungi Dapur MBG Bintoro Jember, Kamis, 11 September 2025. Erna, sapaan akrabnya, tidak sendiri tapi didampingi sejumlah stafnya.
Baca Juga: Dapur MBG Bintoro Jember Sajikan Makanan Hasil ‘Request’
Mereka diterima oleh pengurus Yayasan Taman Pendidikan dan Asuhan (TPA), Widi Prasetyo di kantor Dapur MBG Bintoro Jember. Sedangkan owner Dapur MBG Bintoro, H Achmad Sudiyono tidak bisa menemui mereka lantaran ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan.
Baca Juga: Jaga Kualitas Makanan Selalu Higienis, Dapur MBG Bintoro Gunakan Standar Ketat BGN
Keperluan Erna dan kawan-kawan adalah untuk memastikan bahwa distribusi MBG juga menyasar ibu hamil (Bumil), ibu menyusui (Busui), dan balita.
“Jadi BKKBN menyediakan datanya, kami yang bertugas mendistribusikan MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” ujar Widi usai menerima Erna dan rombongan.
Menurut Widi, pihaknya jauh-jauh hari telah mendistribusikan MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di sekitar Kelurahan Bintoro Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Jumlah penerima manfaat MBG dari tiga kelompok itu, hanya 70 orang.
“Nanti kita tingkatkan menjadi 100 orang,” tuturnya.
Seperti diketahui, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/BKKBN, Wihaji, menanda tangani MoU bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Senin 20 Januari 2025.
Kedua instansi itu sepakat melakukan kolaborasi intervensi terhadap Keluarga Risiko Stunting (KRS) yang memiliki ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dengan konsentrasi pada pemenuhan gizi mereka.
Kolaborasi ini dibangun dalam rangka percepatan penurunan stunting dan pemenuhan gizi nasional sebagai bentuk realisasi intervensi berbasis pentahelix.
Dalam kerja sama ini, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN berperan dalam penyediaan data, khususnya data ibu hamil, ibu menyusui, dan balita selaku penerima manfaat program MBG.
Dalam kesempatan tersebut, Widi menitip pesan lewat Erna kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa agar betul-betul menjaga jangan sampai dapur MBG kekurangan bahan mentah. Sebab, jika semua dapur di Jawa Timur yang berjumlah ribuan itu, sudah beroperasi maka tentu butuh ratusan ton daging ayam, telur ayam dan sebagainya setiap hari.
“Pertanyaannya mampukah Jawa Timur menyediakan daging ayam, telur ayam dan bahan lainnya sebegitu banyak?. Jember saja jika 250 dapur beroperasi semua, setiap hari membutuhkan sekitar 40 ton daging ayam. Pertanyaannya berapa kapasitas peternak ayam potong di Jember. Misalnya mau ambil dari Banyuwangi, atau Bondowoso, tentu tidak bisa. Sebab mereka juga butuh daging ayam pada saat yang hampir bersamaan,” pungkasnya (Jbr-1/AAR).



