News

SPPG MBG Jember Satukan Langkah, Halal Bihalal Jadi Momentum Perkuat Kualitas Layanan

Jember,  Portal Jawa Timur – Untuk pertama kalinya, jajaran pimpinan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Jember menggelar halal bihalal bersama para pejabat Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) serta owner SPPG Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (3/4/2026).

Baca Juga: Yayasan TPA Jember Gelar Refleksi Akhir Tahun, H Achmad Minta Integritas Karyawan Ditingkatkan

Halal bihalal yang juga dirangkai dengan sosialisasi serta pendampingan sertifikasi halal ini berlangsung di Hotel Fortuna Grande Jember, dalam suasana hangat penuh kebersamaan.

Baca Juga: Kepala BKKBN Jatim Kunjungi Dapur MBG Bintoro Jember Pastikan Bumil, Busui, dan Balita Dapat Makan Gratis

Kepala KPPG Jember, Said Karim, dalam sambutannya menegaskan bahwa program MBG merupakan amanah besar dari Presiden Prabowo Subiyanto yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, terutama dalam menghadirkan layanan dan kualitas menu terbaik.

Menurutnya, terdapat tiga kewajiban utama yang harus dipenuhi oleh setiap SPPG MBG sebelum mulai beroperasi. Pertama, setiap dapur MBG wajib memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Kedua, wajib mengantongi sertifikat halal sebagai jaminan mutu dan kepercayaan publik.

“Apabila SLHS tidak diurus atau tidak didaftarkan, maka akan dikenakan sanksi berupa suspend. Demikian pula jika dapur belum memiliki sertifikat halal, maka berpotensi mendapat sanksi serupa,” tegasnya.

Sementara itu, H. Achmad Sudiyono yang mewakili SPPG MBG menyampaikan harapannya agar momentum halal bihalal ini mampu mempererat ukhuwah, memperkuat kekompakan, serta menumbuhkan semangat saling mendukung antarrelawan dan pimpinan SPPG.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan kualitas layanan program MBG, sehingga seluruh SPPG di Kabupaten Jember dapat memenuhi standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN), sekaligus meminimalisir potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) maupun hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dengan keakraban dan kebersamaan seperti ini, insyaallah antar dapur dapat saling membantu dan bertukar informasi guna meningkatkan kualitas menu yang disajikan,” ujarnya.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan buku tentang suara hati penerima manfaat MBG oleh Ketua Yayasan Taman Pendidikan dan Asuhan (TPA) Jember, Widi Prasetyo, kepada Said Karim.

Tak berselang lama, forum diskusi digelar dengan dipandu oleh Widi Prasetyo. Dalam forum tersebut, para peserta sepakat membentuk sebuah wadah bersama bernama Asosiasi Mitra Dapur Makan Bergizi Gratis (Astrada MBG) Jember.

“Nama ini masih bersifat sementara dan terbuka untuk disempurnakan sesuai kesepakatan para mitra,” pungkasnya (Jbr-1/AAR).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!