Pagar Nusa Jember Gelar Konsolidasi, Tata Struktur Pengurus di PAC dan Ranting
Jember, Portal Jawa Timur – Pimpinan Cabang (PC) Pagar Nusa Kabupaten Jember terus berkonsolidasi diri setelah resmi mendapat Surat Keputusan (SK) dari Pimpinan Pusat Pagar Nusa terkait keabsahan kepengurusan Pagar Nusa di kota suwar-suwir ini.
Baca Juga: SK Turun, Gus Firjaun Sah Pimpin Pagar Nusa Jember
Konsolidasi kali ini bertempat di rumah mantan Rektor UIN KHAS Jember, Prof Babun Suharto, Perumahan Surya Milenia, Kaliwates, Kamis (7/8/2025) malam.
Dalam sambutannya, Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Jember, KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman mengatakan, setelah 3 tahun nyaris vakum lantaran belum mengantongi SK, kini Pagar Nusa Jember harus menata kembali struktur kepengurusan khususnya di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.
“Ibarat kita mau ikut lomba gerak jalan, kita masih menata barisan, dan mempersiapkan segala sesuatunya,” ucap Gus Firjaun, sapaan akrabnya.
Karena itu, dalam acara konsolidasi tersebut, semua pengurus Pagar Nusa mulai dari pimpinan cabang hingga desa/kelurahan disepakati untuk membuat surat pernyataan kesanggupan menjadi pengurus Pagar Nusa. Gus Firjaun menyatakan tidak ingin pengurus hanya tercantum namanya tapi orangnya tidak ada atau tidak aktif.
“Karena itu kami akan melakukan penataan kembali terhadap pengurus yang memang punya komitmen untuk bersama-sama berkhidmah kepada NU melalui Pagar Nusa,” urainya.
Sementara itu, Pembina PC Pagar Nusa Kabupaten Jember, Prof Babun Suharto mengatakan bahwa konsolidasi pengurus sangat penting di segala lini kepengurusan Pagar Nusa. Salah satu tujuannya adalah agar pengurus benar-benar solid, dan paham tugas masing-masing.
“Jangan sampai pengurus menjadi beban bagi pengurus yang lain. Kita membutuhkan pengurus yang mau berkorban untuk kemajuan organisasi Pagar Nusa,” ucapnya.
Prof Babun menginginkan agar Pagar Nusa menjadi induk sekaligus pengayom bagi organisasi pencak silat dari beragam aliran yang sudah menyatu dalam tubuh Pagar Nusa.
“Selama 3 tahun terakhir, mereka seperti kehilangan induk. Sekarang saatnya mereka dan kita semua bersatu padu di bawah kendali Gus Firjaun,” harapnya.
Selain itu, yang tak kalah pentingnya adalah bahwa pengurus Pagar Nua di semua tingkatan, harus bisa meluangkan waktu untuk mengurus organisasi sesuai tugas pokok dan fungsinya.
“Bukan kepandaian yang dibutuhkan, tapi kesediaan untuk meluangkan waktu mengurus Pagar Nusa. Pagar Nusa itu besar, jika kita pandai memenej, insyaallah Pagar Nusa banyak memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya (Jbr-1/AAR).



