Pendidikan

Unisda Lamongan Naik Level! Sekjen Kemenag Launching Program Doktor yang Kian Diminati

Jember,  Portal Jawa Timur –  Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Kamaruddin Amin dijadwalkan meresmikan peluncuran Program Doktor Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan Jawa Timur pada Sabtu, 18 April 2026. Momentum ini menjadi penanda kuat komitmen Unisda dalam menghadirkan pendidikan jenjang S3 yang dikelola secara profesional, visioner, dan berdaya saing.

Baca Juga: Mahfud MD Siap Guncang Unisda Lamongan, Angkat Isu Etika Akademik di Hadapan Mahasiswa S3

Secara akademik, Program Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) telah berjalan sejak Oktober 2025. Kini, Unisda memperluas cakrawala keilmuan dengan membuka Program Doktor Studi Islam sebagai langkah strategis memperkaya khazanah akademik kampus.

Baca Juga: S3 Tak Lagi Elitis, Unisda Lamongan Hadirkan Pendidikan Doktoral Berkualitas dengan Biaya Terjangkau

Alhamdulillah, beliau berkenan melaunching Program Doktor Unisda,” ujar Ketua Program Doktor Unisda, Prof. Babun Suharto di Lamongan, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, kehadiran Prof. Kamaruddin Amin bukan sekadar seremoni, melainkan inspirasi hidup bagi para calon doktor. Rekam jejak akademik dan kariernya dinilai menjadi teladan konkret dalam meraih capaian intelektual di level global.

Prof. Kamaruddin Amin menempuh pendidikan sarjana di IAIN Alauddin Makassar (1994), melanjutkan magister di Leiden University (1998), hingga meraih gelar doktor (PhD) dari University of Bonn (2005). Jejak akademiknya mencerminkan konsistensi dan ketekunan dalam meniti dunia keilmuan internasional.

Seiring dengan karirnya yang kian moncer, Prof. Kamarudin Amin mendapat amanah baru: Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU). Ia dan jajarannya dilantik pada 31 Juli 2025 oleh Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar dan Katib Aam KH Ahmad Said Asrori untuk masa Khidmah 2025–2030.

“Tentunya beliau akan menyapa  Pengurus Wilayah ISNU Jawa Tmur dan pengurus cabang ISNU se-Jawa Timur,” ucap Prof. Babun.

Antusiasme masyarakat terhadap Program Doktor Unisda terus menunjukkan tren positif. Angkatan pertama berjumlah 72 mahasiswa, sementara angkatan kedua melonjak menjadi 103 mahasiswa.

Sejumlah tokoh nasional dan publik figur tercatat sebagai mahasiswa, di antaranya adalah Arum Sabil, Abd. Rochim, mantan Bupati Jember, Faida, Syafiq Syauqi, serta Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah), Dirjen Penempatan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Ahnas, dan Domingos Lopes Lemos (Acting Minister of Education Timor Leste).

Program Doktor Unisda dirancang inklusif dan adaptif, membuka akses seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin meningkatkan kapasitas keilmuan. Biaya yang relatif terjangkau menjadi nilai tambah, tanpa mengurangi komitmen terhadap mutu dan kualitas akademik yang unggul (Jbr-1/AAR).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!