Pendidikan

Tingkatkan Pelayanan Kampus dengan ‘Serasi’, UIN KHAS Jember Gelar Raker Biro dan Rektorat

Jember,  Portal Jawa Timur – Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember terus berupaya meningkatkan mutu layanan dan kapasitas SDM tenaga kependidikan yang dimilikinya seiring dengan telah diluncurkannya program Serasi. Serasi merupakan akronim dari Senyum, Ramah, Sapa, Responsif, dan Solutif.

Baca Juga: Paparkan Keterbukaan Informasi Publik, Rektor UIN KHAS Jember Sebut Ingin Bangun Kampus yang Transparan, Berintegritas, dan Bermutu

Salah satunya dengan menggelar Rapat Kerja Biro dan Rektorat di di Hotel Aston Inn Lumajang tanggal 21 hingga 23 Oktober 2025.

Baca Juga: Wow, Nikah Wisata Diseminarkan Oleh HMPS Hukum Keluarga UIN KHAS Jember

Rapat kerja (raker) ini dibuka secara resmi oleh Rektor UIN KHAS Jember, Prof Hepni. Dalam sambutannya, ia menyebut bahwa agenda peningkatan mutu bukan hanya penting, tetapi juga mendasar dan strategis bagi arah kampus ke depan.

“Saya mengapresiasi seluruh pegawai UIN KHAS Jember mulai dari dosen, tenaga kependidikan, security, hingga cleaning service. Saat ini kita mengalami banyak lompatan (prestasi),” ujarnya.

Ia menyebut beberapa capaian signifikan seperti percepatan tunjangan kinerja, sistem kepegawaian berbasis TTE yang “lebih cepat dan lebih efektif—daster: faster, better, stronger” serta capaian akademik yang melonjak drastis.

“Pada 2023, prodi unggul baru mencapai 20%. Tahun 2025, kita sudah berada di angka 80%. Ini capaian yang luar biasa,” tegasnya.

Setelah pembukaan, kegiatan berlanjut dengan penyampaian materi dari sejumlah pimpinan universitas yakni, Kepala Biro AUPK, Dr. H. Nawawi, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof M. Khusna Amal, dan Wakil Rektor Bidang AUPK, Dr. Ainur Rafik.

Diskusi berfokus pada penguatan tata kelola, peningkatan etos pelayanan, dan arah strategis pengembangan kelembagaan.

Dalam penyampaian materinya, Nawawi menegaskan bahwa setelah Serasi diluncurkan, maka pelayanan harus ditingkatkan, dan menjadi spirit dalam pelayanan baru kampus.

“Tahun ini kita resmi me-launching Serasi, maka upgrading mental, skill, pola pelayanan, dan inovasi harus dilakukan. Serasi bukan sekadar slogan, tetapi maklumat pelayanan yang perlu diasah kembali,” ujarnya.

Nawawi juga menekankan bahwa digitalisasi adalah keniscayaan. Katanya, UIN KHAS Jember tidak bisa lagi menunda adaptasi dalam pelayanan digital karena ini adalah kebutuhan.

“Kita akan memasuki era AI dalam proses layanan. Ini bukan pilihan, tetapi kebutuhan. Kita juga harus memperkuat zona integritas agar layanan semakin bersih dan akuntabel,” tambahnya.

Dengan raker ini, UIN KHAS Jember menegaskan komitmennya menjadikan program Serasi bukan sekadar jargon, tetapi karakter baru layanan kampus yang lebih manusiawi, lebih adaptif teknologi, dan lebih cepat menjawab kebutuhan sivitas akademika.

Dengan arah kebijakan yang kian terstruktur dan dukungan penuh pimpinan universitas, peningkatan mutu tenaga kependidikan diharapkan menjadi salah satu kunci penguatan UIN KHAS Jember sebagai kampus yang unggul, berdaya saing, dan responsif terhadap perubahan zaman (Jbr-1/NOV).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
error: Content is protected !!