Pendidikan

Pelepasan Calon Jemaah Haji UIN KHAS Jember Penuh Haru, Prof Hepni Sampaikan Pesan Menyentuh

Jember,  Portal Jawa Timur – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Masjid Sunan Ampel Masjid Sunan Ampel saat keluarga besar Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember melepas keberangkatan calon jemaah haji, Rabu (6/5/2026). Momentum penuh makna itu tidak sekadar menjadi seremoni pelepasan, tetapi juga peneguhan nilai spiritual dan kemanusiaan yang terkandung dalam ibadah haji.

Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni, menegaskan bahwa ibadah haji sejatinya merupakan investasi religius yang sangat penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berintegritas, berkarakter, dan berakhlakul karimah.

Menurutnya, semakin banyak umat Islam yang menunaikan ibadah haji, maka semakin besar pula peluang lahirnya pribadi-pribadi yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat. Sebab, haji bukan hanya perjalanan ritual, melainkan proses penyempurnaan diri yang sarat dengan nilai kedisiplinan, keikhlasan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Dari sana akan lahir SDM yang berkarakter, berintegritas, profesional, disiplin, berakhlakul karimah, sekaligus menjadi penyebar kedamaian dan ketenteraman di tengah masyarakat.

“Kami titip doa agar para jamaah turut mendoakan kemajuan UIN KHAS Jember di tempat-tempat mustajab, sehingga kampus dapat terus berkembang sebagai institusi yang profesional, intelektual, dan religius,” pintanya.

Prof Hepni juga menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kesempatan yang diberikan kepada para jamaah sebagai dhuyufur rahman (tamu Allah). Katanya, ibadah haji merupakan ibadah yang paling kompleks, tidak hanya melibatkan aspek fisik, tapi rohani, mental, spiritual, hingga ekonomi.

“Ibadah haji adalah penyempurna keislaman seseorang. Setiap rangkaiannya mengandung makna mendalam, tidak hanya secara fiqh tetapi juga secara spiritual. Oleh karena itu, keikhlasan dan ketakwaan menjadi kunci utama,” tuturnya.

Sementara itu, KH Abdul Haris yang mewakili para calon jemaah haji menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pimpinan kampus atas perhatian serta fasilitas yang diberikan dalam acara temu pamit tersebut.

Dengan penuh kerendahan hati, ia juga memohon doa restu kepada seluruh keluarga besar UIN KHAS Jember agar perjalanan ibadah haji yang panjang dan berat dapat dijalani dengan lancar.

“Dari lubuk hati yang paling dalam, kami memohon maaf apabila selama ini terdapat kesalahan. Kami juga memohon keikhlasan apabila masih ada hak atau tanggungan yang belum terselesaikan. Dukungan doa dari keluarga besar UIN KHAS Jember sangat kami harapkan agar ibadah haji dapat kami jalankan dengan baik dan kembali sebagai haji yang mabrur,” ujarnya haru.

Dosen Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora itu juga mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan ibadah fisik yang sangat menguras tenaga, mulai dari proses keberangkatan di embarkasi hingga seluruh rangkaian pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

“Oleh karena itu, kekuatan doa dan dukungan spiritual menjadi hal yang sangat penting bagi para jemaah,” pungkasnya.

Acara pelepasan ditutup dengan lantunan talbiyah yang menggema khusyuk dan diikuti seluruh hadirin. Ucapan “ma’assalamah” mengiringi langkah para calon jemaah haji, disertai doa dan harapan agar mereka diberikan kesehatan, kelancaran ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur (Jbr-1/AAR).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!