News

Panen Perdana Berbasis Teknologi, Wabup Jember Turun Langsung Beri Semangat Petani

Jember,  Portal Jawa Timur – Wakil Bupati Jember, H Achmad Djoko Susanto, menghadiri panen perdana padi yang digarap oleh Asosiasi Petani Pangan Indonesia (APPI) di Desa Ajung, Kecamatan Ajung, Sabtu (28/3/2026). Kehadiran orang nomor dua di Jember itu bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata dukungan terhadap transformasi pertanian modern di daerah.

Baca Juga: Peringati World Cleanup Day Indonesia 2025, Wabup Jember: Sampah Keserakahan Jauh Lebih Berbahaya

APPI menjadikan lahan tersebut sebagai pilot project pengembangan pertanian berbasis teknologi. Seluruh proses budidaya dilakukan dengan pendekatan modern, mulai dari penanaman, pemupukan, hingga panen. Pada tahap panen, petani telah memanfaatkan combine harvester, mesin multifungsi yang mampu memotong padi, merontokkan gabah, sekaligus membersihkan hasil panen dalam satu proses.

Baca Juga: Wabup Jember Sebut Pengentasan Kemiskinan Harus Jadi Muara dari Semua Kebijakan

Dalam kesempatan itu, Wabup Djoko memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah progresif APPI. Menurutnya, inisiatif tersebut selaras dengan salah satu Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subiyanto, yakni mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan nasional.

Tanpa protokoler yang kaku, Wabup Djoko memilih turun langsung ke sawah, berinteraksi dengan petani, sekaligus memberikan motivasi. Ia menegaskan pentingnya perubahan pola pikir menuju pertanian modern yang berbasis teknologi.

link video terkait:

“Saya hadir di sini untuk memberi contoh, membangun mindset pertanian modern, sekaligus mendorong dan memotivasi peran PPL (penyuluh pertanian lapangan) serta Dinas Pertanian agar lebih aktif dan serius dalam mengawal sektor pertanian,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menyebut petani sebagai “pejuang pangan” yang menjadi tulang punggung terwujudnya swasembada. Karena itu, kesejahteraan petani harus menjadi prioritas utama.

“Petani harus untung. Kalau petani sejahtera, maka ketahanan pangan kita akan kuat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua APPI, Jumantoro, berharap Pemerintah Kabupaten Jember dapat meningkatkan alokasi anggaran untuk mendukung modernisasi pertanian. Menurutnya, teknologi menjadi kunci utama untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi di sektor ini.

“Saya berharap Gus Bupati dapat mengalokasikan anggaran yang memadai untuk kepentingan teknologi pertanian, jangan cuma anggaran mamiri-mamirat dan bunga desaku yang miliaran rupiah,” jelasnya.

Sebagai negara agraris, Indonesia sejatinya memiliki potensi besar untuk mencapai swasembada pangan. Kabupaten Jember sendiri tercatat memiliki luas lahan pertanian terbesar ketiga di Jawa Timur. Namun, potensi tersebut tidak akan berarti tanpa dukungan kebijakan dan penganggaran yang memadai, khususnya dalam mendorong adopsi teknologi pertanian.

Panen perdana ini bukan sekadar hasil, melainkan simbol awal dari perubahan: menuju pertanian yang lebih maju, efisien, dan menyejahterakan petani (Jbr-1/AAR).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!