FTIK UIN KHAS Jember Bekali Mahasiswa Tadris Bahasa Inggris dengan Praktik Kerja Berstandar Internasional
Jember, Portal Jawa Timur – Persaingan di dunia kerja semakin ketat. Perusahaan tidak cuma membutuhkan orang pandai tapi sekaligus punya pengalaman. Dua hal ini sejak lama menjadi trend rekrutmen tenaga kerja.
Baca Juga: UIN KHAS Jember Tanam 2.000 Pohon di KHDTK, Rektor: Kita Bangun Fakultas Kehutanan di Masa Depan
Itulah salah satu yang melatar belakangi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menyelenggarakan kegiatan bertajuk Table Manner dan Hotel Tour di Hotel Aston Jember, Senin (23/6/2025).
Baca Juga: Prof Hepni Sebut Watak Peradaban Alumni UIN KHAS Jember adalah Trilogi Ukhuwah Kiai Achmad Siddiq
Kegiatan tersebut sebagai penutup perkuliahan serta penguatan mata kuliah English for Hotel and Restaurant yang diikuti oleh 31 mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris FTIK UIN KHAS Jember.
Menurut dosen pendamping, Khusnul Khotimah, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memberikan pengalaman nyata serta memperkuat kompetensi bahasa Inggris peserta di bidang perhotelan dan restoran. Melalui Table Manner, mahasiswa diharapkan mampu mempraktikkan tata cara makan formal internasional, mulai dari penggunaan alat makan yang benar hingga etika berbicara di meja makan.
“Seluruhnya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Koordinator Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Dewi Nurul Qomariah mengungkapkan bahwa kegiatan Table Manner dan Hotel Tour merupakan bentuk komitmen FTIK UIN KHAS Jember dalam mempersiapkan lulusan agar tidak hanya mahir berbahasa Inggris, tetapi juga siap bersaing di dunia industri perhotelan dan pariwisata.
“Dengan praktik langsung di lingkungan nyata, mahasiswa dapat mengaplikasikan teori yang telah dipelajari di kelas,” jelasnya.
Usai mengikuti praktik tata cara dan etika berbicara dan melayani tamu di meja makan, mereka juga diberi kesempatan berkeliling hotel yang dipandu langsung oleh manager Food and Beverages, Sapri dan juga didampingi Christiano sebagai Chef Aston International.
Peserta diajak mengenal berbagai fasilitas hotel, memahami standar pelayanan internasional, serta melakukan simulasi komunikasi tamu-hotel dalam bahasa Inggris.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja, khususnya di sektor hospitality yang menuntut penguasaan bahasa asing dan keterampilan berkomunikasi internasional (Jbr-1/AAR).



