Dr. Khoirul Faizin Paparkan 4 Indikator Moderasi Beragama di PKDP 2025 UIN KHAS Jember
Jember, Portal Jawa Timur – Pelatihan Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) 2025 di hari keempat menghadirkan Dr. Khoirul Faizin sebagai narasumber. Ia mengusung tema Penguatan Moderasi Beragama, disampaikan kepada peserta PKDP 2025 batch 2 di Hotel Luminur, Kamis (24/7/2025).
Baca Juga: UIN KHAS Jember Fasilitasi Peningkatan Kompetensi 346 Dosen Pemula PTKIS di Wilayah Tapal Kuda
Menurut Faizin, memahami moderasi beragama sangat penting, lebih-lebih bagi dosen pemula. Ia berharap agar moderasi beragama menjadi landasan sikap keberagamaan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
“Menerapkan indikator dan nilai-nilai moderasi beragama dalam konteks pembelajaran dan budaya kampus,” ujarnya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama UIN KHAS Jember itu menambahkan, moderasi beragama bukan hal absurd yang tidak bisa diukur. Moderasi beragama dalam kehidupan masyarakat Indonesia dapat dilihat dari tingginya empat indikator berikut ini serta beberapa indikator lain yang selaras dan saling bertautan.
Pertama, komitmen kebangsaan. Penerimaan terhadap prinsip-prinsip berbangsa yang tertuang dalam konstitusi UUD-45 dan regulasi di bawahnya.
Kedua, toleransi. Yaitu menghormati perbedaan dan memberi ruang orang lain untuk berkeyakinan, mengekspresikan keyakinannya dan menyampaikan pendapat, menghargai kesetaraan dan sedia bekerja sama.
Ketiga anti kekerasan. Yakni menolak tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan, baik secara fisik maupun verbal dalam mengusung perubahan yang diinginkan.
“Keempat, penghormatan terhadap tradisi, ramah dalam penerimaan tradisi dan budaya, lokal dalam prilaku agamanya, sejauh tidak bertentangan dengan pokok ajaran agama,” urai Faizin.
PKDP 2025 tersebut dibuka oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama RI, Prof Sahiron melaui zoom meeting, Senin (21/7/2025).
Sebelumnya, Wakil Rektor 1 UIN KHAS Jember Prof. Khusna Amal mengungkapkan, peserta PKDP 2025 tidak hanya diikuti oleh dosen pemula dari UIN KHAS Jember tapi juga dosen pemula Perguruan Tinggi Keislaman Swasta (PTKIS) di wilayah tapal kuda.
“Jadi total pendaftar 377 dosen, kemudian yang lulus dan memenuhi syarat 346, dan yang kemudian mengikuti peserta PKDP ini sebanyak 346 dosen. Dan itu dibagi menjadi tiga batch, masing-masing batch tiga kelas,” ujarnya.
Ke-346 dosen pemula tersebut berasal dari 26 PTKIS wilayah Tapal Kuda plus Banyuwangi dan Probolinggo.
PKDP 2025 dimulai sejak tanggal 21 hingga 26 Juli 2025, dan semuanya berlangsung di Hotel Luminor Jember (Jbr-1/AAR).



