Rapat Penanganan Banjir dan MBG Mandek, Kepala OPD dan Camat Absen dari Undangan Wabup Jember
Wabup Djoko Doakan Bupati Fawait yang Tengah Umrah
Jember, Portal Jawa Timur – Keinginan Wakil Bupati (Wabup) Jember, Djoko Susanto, untuk menggelar rapat koordinasi terkait penanganan banjir dan evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum terwujud sesuai harapan. Pasalnya, tak satu pun perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir dalam forum yang dinilai strategis tersebut.
Baca Juga: Wabup Jember Sebut Pengentasan Kemiskinan Harus Jadi Muara dari Semua Kebijakan
Rapat tersebut diinisiasi langsung oleh Wabup Djoko dengan melayangkan undangan kepada Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, para asisten di lingkungan Sekretariat Daerah, staf ahli, Pelaksana Tugas Inspektur, para kepala badan dan kepala dinas, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, jajaran direktur rumah sakit daerah, kepala bagian Setda, hingga seluruh camat se-Kabupaten Jember.
Baca Juga: Resmikan Jembatan Gotong Royong di Arjasa, Wabup Jember: APBD Itu Hak Rakyat
Agenda itu sedianya digelar di aula bawah Kantor Bupati Jember, Senin pukul 10.00 WIB. Namun hingga menjelang azan dzuhur, tak satu pun undangan dari unsur OPD dan kecamatan terlihat hadir. Forum justru hanya dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perwakilan satuan TNI-Polri, di antaranya Brigif 9 Kostrad, Kodim 0824 Jember, Polres Jember, Kejaksaan Negeri Jember, Yonif 509, Secaba Rindam Brawijaya, dan Yon Armed 8.
Karena minimnya kehadiran peserta, rapat akhirnya dipindahkan dan dilangsungkan secara terbatas di ruang kerja Wakil Bupati.
Dalam kesempatan itu, Djoko menjelaskan bahwa dirinya telah dihubungi Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Cheka Virgowansyah. Menurut Djoko, Dirjen Otoda menyampaikan bahwa keberangkatan Bupati Jember, Muhammad Fawait, ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah telah memperoleh izin dari Menteri Dalam Negeri.
Ia menambahkan, dalam diktum izin tersebut ditegaskan bahwa selama bupati menjalankan ibadah umrah, pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan daerah berada di tangan wakil bupati.
“Jadi klir sebetulnya saya mengundang rapat tadi dalam kapasitas perintah undang-undang,” ujarnya.
Djoko mengaku prihatin atas situasi tersebut, mengingat materi yang hendak dibahas menyangkut isu krusial, yakni penanganan banjir dan pengawasan program MBG yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
“Ini sangat memprihatinkan. Seharusnya loyalitas kita kepada konstitusi dan aturan perundang-undangan, bukan kepada pribadi,” tegasnya.
Wabup Djoko Doakan Bupati Fawait yang Tengah Umrah
Di bagian lain, Djoko turut mengajak masyarakat Jember untuk mendoakan Bupati Fawait beserta rombongan agar senantiasa diberi keselamatan selama menjalankan ibadah umrah dan dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat untuk melanjutkan kepemimpinan di Kabupaten Jember.
“Kita doakan agar bupati yang sedang umrah dengan rombongannya diberi keselamatan, dan segera kembali ke tanah air,” pungkasnya (Jbr-1/AAR).



