Buka Bersama dan Santunan, MWCNU Sukorambi Jember Teguhkan Peran Sosial Keumatan
Jember, Portal Jawa Timur – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorambi menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan santunan anak yatim dan du’afa di Jalan Gurami Nomor 95, Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Selasa (3/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmah dan penuh nuansa kebersamaan di tengah semangat Ramadan yang kental dengan nilai kepedulian sosial.
Baca Juga: Fatayat NU Sukorambi Jember Tampil Gemilang, Juara I Lomba Qasidah Jelang Ramadan
Sejumlah unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sukorambi turut hadir dalam kegiatan itu. Di antaranya Kepala Kemenag Jember, Santoso, Camat Sukorambi Musyaffa’ M.HI, Danramil Sukorambi Hariyanto, Kapolsek Sukorambi Darto Simponi, Kepala Desa Sukorambi H. Abdus Soim, dan Kepala KUA Sukorambi, Abdullah. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mempertegas sinergi antara elemen pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun harmoni sosial di tingkat kecamatan.
Tak hanya itu, jajaran pengurus MWCNU dan Ranting se-Kecamatan Sukorambi juga hadir bersama badan otonom NU, seperti Ansor, Pagar Nusa, IPNU-IPPNU, Fatayat, Ishari, hingga Lembaga Takmir Masjid (LTM) di wilayah Sukorambi. Kehadiran lintas elemen tersebut mencerminkan soliditas internal Nahdlatul Ulama di tingkat akar rumput.
Sebelum waktu berbuka tiba, panitia terlebih dahulu menyalurkan santunan kepada puluhan anak yatim dan kaum du’afa. Prosesi penyerahan bantuan dilakukan secara langsung, disertai doa bersama agar bantuan yang diberikan membawa keberkahan bagi para penerima maupun para donatur.
Ketua MWCNU Sukorambi, Muhammad Sholeh, menegaskan bahwa santunan kepada anak yatim dan du’afa merupakan agenda utama dalam rangkaian kegiatan tersebut. Menurutnya, kepedulian sosial merupakan bagian tak terpisahkan dari gerakan dakwah Nahdlatul Ulama.

“Di Kabupaten Jember ini masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan. Tidak semuanya bisa terjangkau oleh program pemerintah. Karena itu, setiap Ramadan kami berupaya menghadirkan kegiatan santunan seperti ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan mungkin tidak dalam jumlah besar. Namun, nilai kepedulian dan kebersamaan yang menyertainya diharapkan mampu meringankan beban sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang menerima.
“Betapapun kecilnya, kami berharap santunan ini dapat membantu dan menjadi penguat bagi mereka yang kurang beruntung,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, tidak seluruh penerima santunan dapat hadir di lokasi kegiatan karena berbagai alasan. Menyikapi hal tersebut, panitia berinisiatif mengantarkan langsung paket santunan ke rumah masing-masing penerima agar bantuan tetap tersalurkan sesuai dengan data yang telah ditetapkan.
“Kami pastikan santunan tetap sampai. Bagi yang berhalangan hadir, panitia mengantarkan langsung ke rumahnya,” jelas Sholeh.
Melalui kegiatan ini, MWCNU Sukorambi berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan. Selain mempererat tali silaturahmi antarwarga dan unsur pemerintah, kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata peran organisasi keagamaan dalam menjaga solidaritas sosial di tingkat lokal (Jbr-1/wil).



