Drama Pemilihan Ketua Askab PSSI Bakal Terulang di Musorkab KONI Jember 2025
Jember, Portal Jawa Timur – Drama pemilihan Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Jember bakal terulang di ajang Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Jember. Polanya sama dan sebangun.
Baca Juga: Abdullah Waid Nahkodai Askab PSSI Jember: Amanah Baru, Ini Baru Amanah
Alkisah, menjelang pelaksanaan Kongres Biasa Askab PSSI Jember, Sabtu 3 April 2025, terdapat 11 orang yang mengambil formulir calon ketua, termasuk Abdullah Waid. Namun drama terjadi saat pengembalian formulir: 10 pendaftar tidak mengembalikan formulir sehingga otomatis gugur. Hanya Abdullah Waid yang mengembalikan formulir pendaftaran calon ketua. Sebagai calon tunggal, Waid melenggang ke kursi Ketua Askab PSSI Jember dengan dukungan suara aklamasi.
Baca Juga: Terpilih Sebagai Ketua Askab PSSI Jember, Waid: Filosofi Sepak Bola adalah Kerja Sama
Hal serupa juga bakal terjadi di ajang pemilihan Ketua KONI Jember mendatang. Memang Musorkab KONI Jember belum dilaksanakan, tapi pemenangnya sudah diketahui publik.
Saat pendaftaran calon Ketua KONI dibuka, terdapat 18 orang yang mengambil formulir pendaftaran calon ketua. Namun ketika hari terakhir waktu pengembalian formulir pada Selasa 16 September 2025, yang 17 orang absen. Hanya 1 orang yang mengembalikan formulir, yaitu Ervan Priambodo.
Dengan demikian, Ervan pun melangkah ke Musorkab KONI sebagai calon tunggal. Tahap pemilihan ketua masih akan digelar tanggal 11 Oktober 2025, tapi hasilnya sudah pasti: Ervan Priambodo bakal duduk di kursi Ketua KONI Jember, menggantikan Sutikno.
Menurut ketua panitia, Soetriono, pengembalian formulir adalah tahapan yang harus dilalui oleh bakal calon Ketua KONI. Ketika formulir tidak dikembalikan, maka mereka tidak bisa melanjutkan ke tahapan berikutnya.
“Saya tidak ingin menggunakan istilah gugur (bagi 17 orang yang tidak mengembalikan formulir) karena bukan wewenang saya. Nanti yang memutuskan adalah panitia saat pelaksanaan Musorkab,” ujar Soetriono di Jember, Kamis (18/9/2025).
Ervan, sang calon tunggal Ketua KONI Jember mempunyai visi besar untuk memajukan olahraga. Ia bertekad menguatkan sistem pembinaan usia dini. Katanya, hal tersebut sejalan dengan konsep Bupati Jember Muhammad Fawait yang ingin mendekatkan olahraga kepada masyarakat sejak dini.
“Kalau dibangun dari bawah, ekosistem olahraga bisa terbentuk. Atlet juga punya masa depan yang lebih terarah,” jelasnya.



