ITPS Kampus Jember Terus Melaju, Rochim Tekankan Keikhlasan Dosen
Jember, Portal Jawa Timur – Ketua Yayasan Bina Insan Berfaida, drg. H. Abd. Rochim, SH., menegaskan bahwa tugas seorang dosen tidak semata-mata dijalankan secara administratif, namun juga harus berangkat dari hati yang tertata dan niat yang tulus. Dengan demikian, kehadiran dosen tidak hanya menjadi pengajar di ruang kelas, tetapi juga penebar manfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.
Baca Juga: SK Prodi PAI Turun, ITPS Kampus Jember Padukan Sains dengan Agama
Menurut Rochim, peran dosen telah terangkum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Ketiga pilar tersebut, lanjutnya, bukan sekadar kewajiban formal, melainkan fondasi utama dalam membangun peradaban ilmu.
Baca Juga: Wow, ITPS Jember Buka Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Katanya, mengajar adalah menyebarkan ilmu, penelitian melahirkan ilmu, sementara pengabdian merupakan bentuk nyata penerapan ilmu di tengah kehidupan.
Namun demikian, Rochim menekankan bahwa di atas semua itu, keikhlasan harus menjadi ruh dalam setiap pengabdian dosen.
“Menjadi dosen bukan hanya soal menyampaikan materi, tetapi juga menghadirkan nilai pengabdian dan keikhlasan dalam setiap langkah,” ujarnya saat acara buka bersama dosen dan tenaga kependidikan Institut Teknologi Pembangunan Surabaya (ITPS) Kampus Jember, yang digelar di kediaman Rektor ITPS, Prof. Babun Suharto, Senin (17/3/2026).

Prof. Babun juga mengajak seluruh elemen ITPS Kampus Jember untuk bersatu padu membesarkan institusi yang berlokasi di kompleks Gedung Rumah Sakit Bina Sehat lantai 3 tersebut. Ia menegaskan bahwa kekompakan dan semangat kebersamaan merupakan kunci utama dalam mengembangkan kampus agar mampu bersaing dan memberi kontribusi nyata.
Meski terbilang masih sangat muda, tapi perkembangan ITPS Kampus Jember dinilai cukup menggembirakan. Dalam waktu relatif singkat, kampus ini telah memiliki delapan program studi, meliputi S1 Teknik Elektro, Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Industri, Teknik Lingkungan, Pendidikan Agama Islam (PAI), serta Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
“Kami berkomitmen mencetak sarjana yang dibutuhkan zaman, dengan ciri khas perpaduan antara sains dan nilai-nilai keagamaan,” jelasnya.
Dalam rangka menyambut mahasiswa baru tahun ajaran 2026/2027, ITPS Kampus Jember juga telah membentuk Tim Sapu Jagat. Tim ini memiliki peran strategis dalam melakukan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk pondok pesantren, madrasah, sekolah, serta lembaga pendidikan lainnya. Pelepasan tim tersebut dilakukan langsung oleh drg. H. Abd. Rochim, SH., di sela-sela kegiatan buka bersama.
Ke depan, ITPS Kampus Jember diharapkan mampu menjadi pilihan utama masyarakat dalam menempuh pendidikan tinggi. Saat ini, kampus tersebut terus berbenah menuju transformasi menjadi Universitas Bina Sehat Indonesia (UBSI) dengan mengusung identitas sebagai Kampus Hilirisasi, sebuah arah baru yang menegaskan komitmen pada penguatan inovasi dan kebermanfaatan ilmu bagi masyarakat (Jbr-1/AAR).



