Dari Unisda Lamongan, Pesan Tegas: Tanpa Peningkatan SDM, Indonesia Sulit Melompat Jauh
Sekjend. Kementerian Agama RI, Prof. Kamarudin Amin Launching Program Doktor PAI Unisda
Jember, Portal Jawa Timur – Indonesia tengah mengerahkan seluruh daya dan upaya untuk menapaki jalan menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu penopang utama dalam perjalanan tersebut adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Baca Juga: Unisda Lamongan Naik Level! Sekjen Kemenag Launching Program Doktor yang Kian Diminati
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamarudin Amin, MA, saat meluncurkan program doktor Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Darul Ulum (Unisda), Lamongan, Jawa Timur, di kampus setempat, Sabtu (18/4/2026).
Baca Juga: Di Balik Kemapanan, Arum Sabil Pilih Jalan Sunyi Menempuh Program Doktor
Menurutnya, sumber daya manusia (SDM) yang unggul merupakan modal strategis bagi Indonesia untuk meneguhkan diri sebagai negara maju. Di sinilah arti penting kehadiran pendidikan yang bermutu dan berkelanjutan.
“Kehadiran program doktor di Unisda memberikan kontribusi besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.
Prof. Kamarudin Amin menegaskan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara maju lantaran didukung oleh kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Namun, keunggulan tersebut perlu diimbangi dengan SDM yang kuat, berintegritas, dan berdaya saing tinggi.

Ia menekankan bahwa penguatan kualitas SDM menjadi keharusan untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain.
“Karenanya SDM perlu mendapat perhatian untuk mengejar ketertinggalan dibanding dengan negara tetangga,” jelasnya.
Sebagai perbandingan, ia menyinggung Iran yang tetap bertahan dan menunjukkan ketangguhannya meskipun menghadapi tekanan dan embargo dari Amerika Serikat selama puluhan tahun. Bahkan dalam situasi sulit, Iran mampu memberikan perlawanan melalui penguasaan teknologi, termasuk di bidang militer.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kemajuan pendidikan dan tingginya kesadaran masyarakat Iran terhadap pentingnya ilmu pengetahuan.
“Masyarakat Iran sangat melek ilmu pengetahuan,” ucapnya.
link video terkait:
Selain program doktor Prodi PAI, kampus ini sebelumnya telah membuka program doktor Prodi Studi Islam sejak Oktober 2025. Kehadiran dua program tersebut disambut antusias oleh masyarakat, menandakan tingginya kebutuhan akan pendidikan tingkat lanjut yang berkualitas.
Atmosfer akademik pun terasa semakin hidup. Sehari sebelum peluncuran, Prof. Mohammad Mahfud MD hadir memberikan kuliah umum kepada mahasiswa program doktor Unisda. Kehadirannya memperkaya diskursus, sekaligus mempertegas bahwa kampus bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang bertemunya gagasan besar.
Dari Lamongan, sebuah pesan sederhana namun kuat kembali ditegaskan. Bahwa masa depan Indonesia tidak hanya dibangun dengan beton dan baja, tetapi dengan pikiran, integritas, dan ilmu pengetahuan. Dan semua itu bermula dari ruang-ruang kelas yang terus menyala (Jbr-1/AAR).



