Buka Bersama Anak Yatim, Terungkap LAZISNU Jember Himpun Dana Rp22 Miliar dan Salurkan Hingga Aceh
Jember, Portal Jawa Timur – Dana yang berhasil dihimpun oleh Pimpinan Cabang (PC) LAZISNU Jember sepanjang tahun 2025 mencapai angka yang cukup besar, yakni Rp22 miliar. Capaian tersebut menempatkan LAZISNU Jember di peringkat ke-15 dari 41 PC LAZISNU se-Jawa Timur.
Baca Juga: LAZISNU Berbagi Sehat di Momentum 100 Tahun NU dan Hari Jadi ke-97 Jember
Hal itu disampaikan Ketua PC LAZISNU Jember, Dr. Achmad Fathor Rosyid, saat acara buka puasa bersama anak-anak yatim di kediaman Direktur NU Care-LAZISNU Jember, Ustadz Kholilur Rohman, di Dusun Mojo Biting, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (8/3/2026).
Baca Juga: LAZISNU Jember Serahkan Bantuan Rp57,5 Juta untuk Korban Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar
Meski demikian, Rosyid menilai angka tersebut masih relatif kecil jika dibandingkan dengan luasnya wilayah Nahdlatul Ulama Cabang Jember yang membawahi 26 MWCNU.
“Yang tertinggi Sidoarjo dan Malang. Kenapa baru Rp22 miliar? Karena yang melaporkan baru tujuh MWCNU,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebagian besar dana yang dihimpun LAZISNU dikelola langsung oleh masing-masing PAC LAZISNU untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat di wilayahnya. Sementara sebagian lainnya dihimpun di tingkat cabang untuk ditasharrufkan sesuai kebutuhan umat.
“Termasuk Rp57,5 juta yang kami salurkan untuk warga terdampak banjir di Aceh dan Sumatra melalui PW LAZISNU Jawa Timur,” jelasnya.
link video terkait:
Dosen Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember itu juga mengajak seluruh MWCNU di lingkungan NU Cabang Jember untuk menghidupkan kepengurusan LAZISNU di wilayah masing-masing. Menurutnya, bergeraknya LAZISNU menjadi salah satu indikator hidup dan dinamisnya sebuah MWCNU.
Ia mencontohkan beberapa MWCNU yang terlihat aktif, seperti Ambulu, Sumberbaru, Wuluhan, hingga Tempurejo. Aktivitas mereka tampak melalui berbagai kegiatan sosial yang digerakkan LAZISNU, terlebih pada momentum bulan Ramadan.
“Apalagi di bulan Ramadan ini, hampir semua struktur LAZISNU bergerak. Ada santunan, pembagian takjil, dan berbagai kegiatan sosial lainnya,” paparnya.
Rosyid menegaskan bahwa transparansi merupakan kunci utama dalam pengelolaan dana umat. Kepercayaan masyarakat, menurutnya, adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
“Karena kepercayaan itu pula, LAZISNU Jember bahkan rutin menerima zakat setiap bulan dari seorang dermawan di Karawang, Jawa Barat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ustadz Kholilur Rohman menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan berbagi kepada anak-anak yatim sebenarnya telah dimulai sejak dua hari sebelumnya. Bersama PAC Fatayat NU Arjasa, pihaknya mengajak anak-anak yatim berbelanja bersama untuk menyambut Hari Raya.
“Tujuannya sederhana, agar mereka juga merasakan kebahagiaan menyambut Lebaran seperti anak-anak lainnya,” tuturnya (Jbr-1/AAR).



