Wisata

Jambore Pokdarwis Pesisir, Latihan Promosikan Destinasi Wisata Terintegrasi

Jember,  Portal Jawa Timur – Jambore Pokdarwis (kelompok sadar wisata) Pesisir Jember resmi dimulai hari ini, Sabtu (18/3/2023) dan akan berlangsung hingga besok di Pantai Payangan Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember.

Kegiatan tersebut diikuti puluhan anggota pokdarwis yang berasal dari sekitar pesisir pantai Kabupaten Jember. Hadir pula dalam kegiatan itu, antara lain Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Harry Agustriono, staf ahli Bupati Jember Muhammad Iqbal, dan sejumlah camat.

Menurut  Harry, Jambore Pokdarwis yang mengusung tema Integrasi dan Penguatan Kompetensi Pokdarwis Berbasis Kearifan Lokal dalam rangka Membangun Pariwisata Kawasan Pesisir itu dimaksudkan agar antar pokdarwis bisa terintegrasi untuk saling mendukung dan menguatkan satu sama lain.

Katanya, masing-masing destinasi wisata mempunyai keunikan dan kearifan lokal. Harapannya, , agar bisa saling menguatkan untuk menarik wisatawan dengan tidak hanya mempromosikan destinasi wisatanya sendiri tapi juga destinasi yang lain.

“Jadi ada keterkaitan, orang datang ke sini tidak hanya ke lihat Papuma atau Watu Ulo tok,” ujarnya di sela-sela Jambore Pokdarwis.

Harry menambahkan, Pemerintah Kabupaten Jember memiliki pantai sepanjang 170 kilometer di pesisir pantai selatan yang itu mempunyai potensi luar biasa. Untuk memaksimalkan potensi yang besar itu diperlukan kolaborasi yang solid antara pemerintah, pokdarwis, dan masyarakat sekitar.

“Mengingat, potensi pariwisata Jember tak kalah menarik Jika dibandingkan dengan daerah lain,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, Jambore Pokdarwis yang pertama kalinya ini diikuti oleh pokdarwis di wilayah pantai selatan karena topografinya hampir sama. Kendati demikian, di waktu mendatang Jambore Pokdarwis akan melibatkan pokdarwis yang lain.

“Ke depan, jambore juga digelar pada klaster lain misalnya, klaster pegunungan, hutan, hingga agrowisata,” jelasnya.

Di ajang Jambore Pokdarwis ini diisi dengan sejumlah kegiatan  menarik, mulai dari edukasi, diskusi kelompok tentang pariwisata berkelanjutan hingga pembekalan teknologi digitalisasi sederhana melalui foto dan video.

“Kita berharap agar berguna bagi pengembangan kualitas sumber daya manusia para pelaku wisata di Kabupaten Jember,” pungkasnya (Jbr-2/AAR).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button